22 Dec 2013

Bundaku Sayang


  
      Kalo ngomongin “Bundaku Sayang” tentunya slankers ingat ke Koran Slank (Kans) yang sekarang tidak lagi beredar ditoko-toko buku atau lapak koran yg biasanya setiap 1 bulan bisa orang indonesia baca, slankers khususnya, Bundaku Sayang merupakan salah satu Rubrik di dalam Kans. Pada kangen gak sama Koran Slank? Klo aku kangen banget, itu media cetak yang polos dan apa adanya.

         Selain ada Rubrik ada pula Buku “Bundaku sayang” yang  sudah cetak 2 kali, cetakan pertama agustus 2004 dan cetakan kedua Januari 2005, sebagian besar orang Indonesia mungkin sudah pernah Baca yah, perlu diketahui juga tuh Buku bisa terbit merupakan Kado Special dari koran slank untuk Bunda Iffet pas ultah yang ke 67 Th. Isi bukunya merupakan Kumpulan Tulisan Bunda Iffet di koran slank dari Edisi 1 s/d Edisi 25 (2002 – 2004), terima kasih khusus untuk semua yang ngangkangin koran slank, karena buku itu aku jadi bisa baca tulisan bunda dari edisi 1 kans, maklum aku baru mulai ngikutin Koran slank dari edisi 12, jaman sekolah dulu duit jajan yg aku tabung lah untuk membeli koran slank setiap bulannya.

     Slank tidak terlepas dari bunda dan bunda pun tidak terlepas dari slank, maksudnya karena slank aku bisa kenal bunda iffet, bisa bertemu, foto bersama, bisa komunikasi, di Do’ain biar cepat sembuh ketika aku sakit, pernah di telpon hanya untuk nanyain apa kabar? ketika beliau berada di Medan saat SLANK konser, semua itu memberikan banyak energi positif di dalam diri ini untuk terus menjadi virus perdamaian di Republik ini, Bunda orang nya tidak sombong, ramah lingkungan teman, orang nya ulet, kreatif, cantik, fleksibel klo aku nyebutnya, yah bisa masuk kemana aja gitu, ke orang tua, ke anak muda, ke pengajian, ke musik, yeeesss Bunda Iffet is Rock and Roll Mom.
   
    Tetap saja semua kita slankers harus punya semangat dan prinsip dalam kehidupan ini, jangan sampai terlarut atmosfer kefanatikan yang membuat kita nanti jadi berlebihan di dalam menjalankan ke-Slankers-an nya,  Bunda juga manusia biasa yang punya kesalahan, punya emosi, punya apa lagi yah? Pokoknya bukan manusia yg sempurna lah, aku kira Bunda juga setuju dengan stateman ini, dalam perjalanan kebahagiaan yang aku alami selama kenal Bunda ada juga loh aku di cuekin, gak dikenal (eh siapa elo?) padahalkan aku sering nongol di televisi kok gak dikenal bunda ya? Hahahahahaha, piss bunda, sempat kecewa dengan hal itu, tapi aku terus menenangkan diri sendiri, dan berproses memaklumi dicuekin gitu, karena aku tahu Bunda punya banyak anak2 slankers se-Indonesia, bahkan sampe ke luar Negeri ada slankers, selain kesibukan Bunda ngurusin manajemen Pulau Biru, Bunda punya Keluarga juga yang harus beliau berikan waktunya, Kepada teman2 slankers dimanapun harap maklum klo sms atau telponnya tidak diangkat sm bunda, teruslah berkreasi walau rintangan menghampiri karena Bunda selalu berikan kita motivasi. :-)

     Kemarin tgl 13 Desember 2013 kembali bertemu Bunda di deket tangga kantor Pubi di Potlot, sungkeman dan beliau nanyain apa kabarnya? Sudah sembuh ?  Alhamdulillah akhirnya aku sembuh dari sakit types yang selama 2 mingu menjelang berangkat ke jakarta menghampiriku, tak luput itu berkat Doa Bunda. Sebentar kita duduk bersama teman2 rumah tahfiz di teras rumah bunda,  aku minta tanda tangan Bunda di buku Rock n’ Roll Mom titipan salah satu teman slankers kota jambi, disitupun ada slanker daerah juga dari Aceh, sedikit sharing mengenai rumah tahfiz potlot, ada pula 16 Bendera Rumah Tahfiz yang dikasih bunda ke Teman2 koordinator Rumah Tahfiz Potlot, khusus Rumah Tahfiz nanti insyaallah aku buat catatan tersendiri dan semoga bisa aku upload juga, Selesai itu kita pamitan sama bunda, siap2 mau menuju Gelora Bung Karno.
   
    Sekian dulu cerita dari saya tentang Bunda, meski dalam pikiran masih banyak cerita yang mau dituliskan, Cuma cukup dulu lah ceritanya, saya tunggu cerita2 tentang bunda dari teman2 semua, Karena saya yakin kita punya cerita yang berbeda, dan perdedaan itu bukan hal yang harus membuat kita terpecah belah, Akhir kata , Piss