13 May 2017

Sandal Jepit Lebih Asik

2 pasang Sendal Jepit Swallow milik Ayah dan Saya

Apakah Anda Pengguna Setia Sendal Jepit? Atau sangat benci dengan Sendal Jepit? Jika anda termasuk yang setia, artinya kita sama, sejak kecil akrab dengan Sendal Jepit, waktu kecil dulu ada sendal jepit legend gambar Doraemon, mungkin teman2 pernah dibelikan Ayah sendal tersebut, baiklah bagi yg mungkin lupa, saya coba bagikan kembali gambar nya dibawah ini ;

Sumber foto : google
Jadi bicara sendal jepit memanglah tak asing lagi, bahkan memakai sendal itu saya  masih ingat2 lupa, haha saat menginjakkan kaki di Sekolah Dasar menjamur di Kampung saya sebuah sendal jepit merk Bowling, berikut gambarnya :

Sumber foto : google

Nah itu salah satu sendal andalan orang dikampung, di Desa kami sering menyebut sendal jepit dengan panggilan "Slop Jepang" Slop itu artinya Sendal, Jepang itu spt nya ya nama Negara, entah apa asal muasalnya disebut Slop Jepang? Unik nya tuh di kampung ketika sendal sebelah kanan putus atau sebaliknya, kemudian salah satu sendal digabungkan berbeda warna, umpama kanan putus adalah sendal Ayah warna biru, yang kiri putus sendal saya warna merah, Nah sendal kanan saya yg gak putus digabung sama sendal kiri ayah yg gak putus, jadilah sepasang sendal dan kita panggil dengan sebutan Jambi-Padang, haha Unik ya sendal Jepit, nah itu lagi asal muasal sebutan dari mana?  Bsok kalo main ke Kampung saya coba kalian tanya sendiri aja ya, Kalo ada Jawaban coba kalian kasih tau saya, atau komentar di bawah tulisan ini, haha

Baiklah kali ini saya ingin kembali ke Sendal yg di foto paling atas tulisan ini, itu merknya Swallow, salah satu sendal yg sudah saya pakai sejak SMP, ternyata sekarang mereka  melakukan Inovasi dari segi warna dan Desain, itu 2 pasang Sendal yg sore itu saya beli, Ayah minta tolong belikan Slop jepang, sekalian deh saya beli satu, karena sendal saya juga sdh lusuh.

Saat SMP saya pernah melakukan  modifikasi sebuah sendal jepit swallow, dengan memotong bagian tali, kemudian di rubah sedikit bentuknya, mungkin teman2 juga pernah melakukannya.
Itulah uniknya sendal jepit ini, bisa jadi sebagian orang malah gak pernah nyicipin keasikan sendal Jepit yang saya ceritakan.

Sebenarnya tulisan tentang Sendal Jepit ini ingin saya tulis sudah sejak tgl 1 Mei 2017, namun saya belum mendapatkan balasan Chat teman Facebook saya, saat itu saya coba chat meminta Izin untuk mengambil Beberapa foto Sendal Jepit Swallow hasil karya beliau, dan bagian Sendal Jepit yang dijadikan Gantungan Kunci, Karya beliau yang sudah sering saya lihat muncuk di beranda fb saya, dialah seorang teman facebook yang Kreatif, dari sebuah sendal menjadi lebih bernilai, seorang penyuka, penikmat musik Slank, rata2 orang2 itu adalah orang yang kreatif, saya coba kontek melalui chat fb, setelah sekian lama menunggu balasan, barulah kemarin beliau jawab, berikut chat kita, kepada teman2 pembaca semuam ayoo biasakank mengambil sesuatu dengan izin ke org tersebut, atau jika tidak bs izin mungkin foto dri google/buku, tuliskan Sumber nya.




Begitulah ceritanya, ada saja Ide untuk berkreasi, media sendal Jepit Swallow juga jadi tempat berkreasi, mudah2an karya teman ini dapat menjadi inspirasi kawan2 semua, ternyata gak mudah loh, namun kemauan lah yg bikin jadi, sejak 2014 sudah berkreasi, Salah satu Slanker ujung bogor, Apa Kabar Wilayah Lain Indonesia?? Selamat berkreasi juga ya, silakan ni dilihat hasil karya teman saya :

SEJAK 2014 DARI ISENG2 JADI KARYA

Slank lagi Slank Lagi



Motif yang beda, Gak seputar Slank Saja


Banyak Karya, bahkan Lirik lagu bisa diukir beliau


Inovasi tiada henti, Bisa jadi sendal yang putus dijadikan gantungan Kunci


Tentu banyak merk dagang Sendal Jepit lainnya, kadang sendal Jepit saja jadi Sebuah ajang gengsi di Dunia ini, bukan bearti tidak pernah pakai sendal lainnya, Sendal resmi kata kebanyakan orang, yang ala2 kantoran atau apalah, semacam Pakalolo, carvile, Fladeo, banyak lagi merk dagang lainnyam saya pernah pakai juga, bahkan pernah bercanda saya bikin status saat itu "fladeo memang menawan, Swallow lebih menggoda" haha, just kidding ma men, yowes  Selamat berkarya bagi teman2 yang ingin membuat sendal jepitnya jadi beda, dan bisa juga loh jd dijual lebih mahal, harga normal 10 rbu, setelah dikfeasikan bs jadi 15 s/d 25 rbu, bisa jdikan? Atau tukar sama sebungkus   Nasi? Terserah Anda, ini bagian dari kreasi Anak Indonesia, Piss.

Mana Slop Jepang mu? Di bikin Asiiik aja, haha

3 May 2017

Jambi Punyo Lacak


Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Ketahan Pangan Kab. Tebo selfi bersama Peserta Jelang Pelepasan Keberangkatan Peserta PENAS XV Tahun 2017


Staf DTPHKP pose bersama Kadis Perkebunan Peternakan Dan Perikanan


Suasana pagi ini di Depan Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo menjadi beda dari hari biasanya, ada 1 unit Mobil BUS parkir, ada apa ini? Hadir pula Kadis Perkebunan Peternakan Dan Perikanan.

Meski Nama Dinas ini menjadi panjang karena ada penggabungan 2 Instansi, Dinas TPHKP tetap sering disebut Dinas Pertanian, Sebuah Nama yang sudah melekat dibenak Masyarakat dan juga Para Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Tebo.

Hari ini merupakan hari keberangkatan para peserta PENAS (Pekan Nasional) Petani dan Nelayan XV Tahun 2017 dari Kabupaten Tebo Provinsi Jambi menuju Banda Aceh, acara yang akan berlangsung tgl 6 mei s/d 11 mei 2017. Semoga para peserta sehat selalu, perjalanan lancar sampai tujuan, kompak dan kembali pulang dengan membawa Ilmu yang bermanfaat nantinya bisa di aplikasikan di Kabupaten Tebo tercinta.

Jelang momen keberangkatan para peserta, Saya yang mempunyai Jualan Lacak/Tanjak kebagian bahagianya, beberapa Lacak laku terjual kepada peserta, dibantu dengan SPG yang bohai, enerjik, cekatan, ramah dan tentu tanpa pamrih, berbanding terbalik dengan SPG dalam benak saudara2 semua, hehe, Dialah Yuk Eti, salah satu staf di kantor yg juga tentu sdh kita anggap Ayuk kita, jangankan makan bareng bahkan tidurpun kita berbeda, hehe. Terima kasih yuk Eti yg sudah membantu jd Sales Promotion Girl nya buat Lacak Jambi Hari ini. Terima kasih juga kepada Andi yang suka relawan menjual Lacak Pagi ini, jadi teringat suasana Terminal atau BUS diperjalanan, berikut foto yang sempat saya Dokumentasikan :

Lacak Lacak Lacak Yang belum punya ayoo beli

Mungkin banyak yg belum  tau soal Lacak/Tanjak Jambi ini, sebuah Ikat Kepala yg populer di Jambi, pernah di muat di Website kementerian , silakan di baca di link berikut :  Lacak Jambi Semakin Populer

Tentunya Jualan ini sebagai bentuk dukungan terhadap ikon baru, Semoga para peserta yang ikut Penas dapat sekaligus mempromosikan bagian dari Budaya Jambi, Hal ini juga di dukung oleh Gubernur Jambi, meski tentu ada pula mungkin yang Kontra terhadap Lacak ini? Namun ini berdampal positif juga terhadap pelaku UKM, bagian dari Ekonomi Kreatif yang menghasilkan juga tentunya membuat penampilan jadi keren, Lacak yang dibalut dengan berbagai motif Batik Khas Jambi, ada pula yang membuat dari kain songket Jambi.

Bisa jadi pula para peserta yang sudah membeli lacak tadi pagi dapat bertukaran/barter dengan peserta dari daerah lain, mungkin tukar sm blangkon, atau bisa jadi tukan sama Rencong, Atau sama ikon2 lainnya dari Daerah lain.

Yuk bersama kita katakan "Jambi Punyo Lacak"

Cubo pulak Pakai Lacak


Contoh Lacak