30 Mar 2018

Kodok Curi start Kampanye Duluan

Sumber foto : internet

Secangkir Teh Tarik menemani kesendirian malam ini, di atas bangku taman Warung Wong 'Ndeso yang beralamat di KM 2 Muara Tebo, Tempat nongkrong Asyiik dan santai.

Usai perginya seorang kawan yang pamit pulang, suara kodok semakin ramai bersautan, mungkin mereka sedang bergembira atau sebagian sedang asyiik mulai berkampanye curi start duluan menjelang pilkada di Tahun depan.

Koar-koarnya mulai terasa, menampilkan berbagai aktivitas yang menyatu dengan rakyat, apakah rutinitas turun kelapangan ini hanya sebatas pencitraan atau memang ingin mendengar langsung keluh kesah rakyat??

Musim hujan cenderung melumpuhkan perekonomian rakyat yang sebagian besar hidup dari pencarian sebagai petani karet, petani sawah juga mengalami kegagalan panen akibat padi kebanjiran, dunia perdagangan turut mengalami kerosotan, begitu pula kuliner, pengunjung sepi konon dampak perekonomian, ooh ternyata Dunia hutang masih tetap ramai, sampai sampai lupa membayar, berkaitan dengan para pimpinan atau juga anggota dewan, bisa jadi janji saat kampanye juga belum terbayar, sekarang malah kembali berkampanye dengan penuh buaian, ini realita atau hanya suara kibulan? 

Kodok terus bersuara lantang, ditengah kegelisahan yang saya rasakan, Teh tarik yang mulai dingin saya sruput kembali sembari bertanya-tanya dalam hati, mau sampai kapan rakyat resah dan bosan? Menagih janji-janji kampanye yang terabaikan, atau malah terlalu lama larut diperbudak tim-tim sukses yang berlagak elit melebihi para politikus ulung. Terkadang persahabatan baik, kerabat dekat, bahkan persaudaraan malah hancur sekejap melebihi halilintar hanya karena beda pilihan, ooh para elit tolong turun kelapangan untuk menyatukan, hentikan perpecahan hanya demi kumpulkan kembali dana kampanye yang terbuang.

Sudah jam 22:30 WIB, kodok perlahan mulai diam, bisa jadi sudah pada mulai pulang, yang kampanye juga mau istirahat. 

Semoga Demokrasi ini mencerdaskan, bukan malah menelurkan perpecahan.
Teringat sebuah tag line kalimat iklan sebuah produk rokok saat itu "SEMUA KOAR KOAR, MILIHNYA HARUS BENAR"

catatan kodok menuju 2019

26 Mar 2018

Inspirasi Pagi dari Warga Tebo, Long life Pak Suyitno,


Long life pak Suyitno
Pagi ini ngobrol santai bersama  salah satu warga Kecamatan Tebo tengah yang mungkin sebagian besar orang di Muara Tebo mengenal beliau.

Seorang pria bernama Lengkap Suyitno, berumur 54 Tahun, mempunyai 2 Anak, Satu laki-laki duduk dbangku SMA dan anak kedua perempuan duduk di bangku SMP.

 Celana puntung, baju kaos dan Sepeda Tua legend adalah tunggangan keseharian beliau, dengan satu buah cangkul dan kikir pengasah mata cangkul selalu setia menjadi senjata beliau di dalam mencari nafkah, baik menggali got, menggali saptitank maupun membersihkan halaman rumah, sebuah kerja keras mengandalkan otot, namun dia tetap semangaat. Segelas Kopi Hitam tadi pagi saya buatkan untuk beliau, suguhan air putih dan Beberapa gorengan dan kue juga hadir bagian dari cemilan menemani obrolan kita berdua.

Banyak cerita yang beliau sampaikan, baik itu tentang jodoh, tentang politik dan sifat orang-orang di Muara Tebo yang beliau pernah bercengkrama dalam dunia kerja.

Di saat siang di sela waktu istirahat beliau yang hari ini kerja di rumah, saya suguhkan satu nasi bungkus, namun beliau menolak dengan logat santai yang tulus, katanya saya ni makan tadi pagi sudah, kalo banyak makan malah lemas mau kerja, kan sudah makan kue jg, sama lah tu sama nasi. Saya coba sedikit memaksa, namun beliau tetap dengan keputusan nya, bisa jadi itu lah bagian dari kebiasaan sehari-hari beliau. Harus di hormati.

Dan akhirnya karena ada kerjaan lain, saya terpaksa meninggalkan beliau yang meneruskan kerjaannya yang masih belum selesai, saya pamit pergi, dan berpesan, nanti kalo sudah, letakkan saja piring, gelas dan ceret di teras rumah.

Dari beliau saya belajar arti sebuah pelajaran hidup yang keras, dan juga cara menghargai perasaan orang dalam menjaga lidah yang berucap, Maafkan Kami Ya Allah jika masih kilav dalam bertutur. Terima kasih Pak Suyitno alias Long, begitulah panggilan akrab beliau, dari mu berikan pelajaran pagi ini.

Buat kawan2 di Muara Tebo yang mau menggunakan Jasa beliau, silakan temui beliau, sering nya di daerah pasar. Sukses ya pak.
Terima ksih wejangan wejangan singkat dari mu hari ini yang cukup aku simpan dalam hati buat bekal hidup ini.


16 Mar 2018

Sarjana Komputer Jualan Kebab

Silaturahmi tanpa batas


Salut, bangga dan tak pernah menduga, teman saya yang satu ini, beralih ke dunia usaha, berbagai Dunia Kerja sudah di singgahi beliau, memang tak pernah betah menjadi seorang karyawan, saat di ketemu atau pun komunikasi, beliau tiba-tiba sudah pindah kerja.

Dan akhirnya kembali resign dari dunia kerja, beliau berjualan Kebab, ingat pertama kali mengunjungi tempat usaha beliau berada di Karya Maju, gerobak berukuran tak terlalu besar di depan sebuah ruko, dari sore sampailah malam kira-kira jam 22.00 WIB tutup.

Dari sanalah awal mulai usaha itu ditekuninya, sempat pindah-pindah, seingat saya, pindah ke daerah thehok, kebun kopi, beringin, kemana lagi y? Sepertinya itu saja deh seingat saya, dan sekarang berada di Kota Baru, tepatnya di sebelah jalan menuju SMA N 6 kota Jambi, atau diseberang Alfa Mart RM Aroma Cempaka.

Tampak Depan s

Hampir setiap ke kota Jambi saya mampir untuk bersilaturahmi dan tentu ingin kembali makan Kebab, selain Kebab pilihan menu lainnya juga loh, seperti Burger. Tempat yang kali ini bersebelahan dengan berbagai kuliner juga, Asiiik juga ngobrol2 sambil menikmati jajanan juga minuman, Thai Tea, inipun juga usaha milik teman saya yang satu ini, sampai saat ini ada 4 Cabang di kota jambi, tak hanya kota jambi, sudah ada di Kabupaten Batang Hari dan Tanjab Barat.

Pria berjenggot yang setia dengan Celana Isbal tersebut merupakan seorang Sarjana Komputer, gak ada gengsi-gengsinya untuk melayani pembeli untuk membuat kebab sendiri, rintisan perjuangan yang sangat saya apresiasi, dari beliau saya banyak mendapat pelajaran yang berharga, terutama memutuskan urat malu, dalam kategori positif, sebuah langkah Hijrah, kehangatan jalinan silaturahmi, perjuangan. Dan teman bercanda juga, selain itu teman yang suka bully saya biar cepat Nikah. Haha
Aamiin, mohon Do'a nya kawan.
Berikut gelas Es thai tea beliau yang juga berisi tulisan motivasi :

Gelas 
Akhir kata, sukses terus kawan, Silaturahmi tanpa batas, buat kawan-kawan silakan mampir dan makan Kebab disana, Enaaaaak!


6 Mar 2018

Buaya Menyatukan Umat


Baca Yaasiin bersama

Sumber  : group wa young junior ptj

Sudah empat kali memakan Korban Warga di kecamatan Tebo Ulu  Kabupaten Tebo oleh ganasnya Buaya di Sungai batanghari. Terjadi di 4 Desa yang berbeda, apakah Buaya yang sama? Atau buaya yang berbeda, namun hal ini terjadi di Kecamatan yang sama.

Apa sebab dan musababnya Buaya tersebut menjadi buas?? dimana dahulu adem ayem saja,hampir setiap Desa di Aliran Sungai batang hari warga tanpa rasa takut mandi di Jamban, anak kecil bermain kejar-kejaran dengan seru sampai ke tengah sungai, dari satu jamban ke jamban lainnya. 

Seperti berita berikut ini terjadi di Desa Pulau Jelmu Kecamatan Tebo Ulu 





Apakah hal ini terjadi akibat maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai batanghari, yang mengakibatkan buaya merasa terganggu habitatnya, berkurangnya Ikan untuk dimakan, atau adanya nazar yang tidak sampai dari masyarakat, seperti asumsi yang pernah di sampaikan salah satu warga???

Namun dari semua kejadian ini, ada salah satu efek positif yang baru-baru ini terjadi di salah satu Desa, yaitu Desa Tanjung Aur Kecamatan Tebo Ulu, dari 3 Dusun yang ada (Dusun Telago Mudo, Dusun Telago Manis, dan Dusun Pauh Taji) Warga secara bergantian saling mengunjungi antar Dusun untuk melaksanakan Pembacaan Yaasiin dan Do'a bersama, meminta kepada Allah SWT agar dijauhkan dari segala bahaya, gangguan Buaya khususnya, dimana beberapa Kali Buaya juga menampakkan dirinya di Aliran Sungai Desa Tanjung Aur.

Lumayan hal ini dapat membuat masyarakat bersatu, setidaknya ini salah satu efek positif di Desa Tanjung Aur, konon gejolak Pilkada Tempo hari lumayan membuat warga disana menjadi terpecah akibat berbeda pilihan, Mari kita Do'akan bersama agar persatuan ini dapat lebih kokoh bukan karena Adanya Buaya saja.

Dan semoga Buaya yang masih dalam pencarian Tim Gabungan Polres Tebo, TNI, BKSDA, BPBD dan Sat pol PP dapat ditangkap sehingga tidak ada lagi rasa was-was dari warga yang sebagian masih menggunakan transportasi di sungai untuk mencari ikan maupun ke  Kebun menggunakan Perahu.

Piss

3 Mar 2018

Alhamdulillah Sehat itu Nikmat

Ramuan

Pasca terbaring sakit lebih kurang 1 minggu, membuat diri ini tak berdaya mau pergi kemana-mana. Support dari keluarga, dan kawan-kawan, baik via telpon, WA maupun yang langsung datang membesuk. Memberikan energi lebih untuk lekas sembuh dari sakit. Bosan hanya dirumah saja, mulutpun bosan dengan aroma pil dari Buk Dokter yang harus diminum tepat waktu.

Dalam hati merintih lirih, Mungkin inilah cara Tuhan menegur HambaNYA yang lalai dalam menjaga kesehatan.

Sakit memaksa diri untuk gak mandi lebih kurang 1 hari, dekil berasa, makanpun hanya beberapa sendok, sampailah di hari kedua, kehadiran Mak yang kemudian membuatkan Air Ramuan Tradisional, beberapa campuran Daun, gak tau daun apa saja, pokoknya enak deh buat mandi, hampir setiap sakit, Mak selalu menyuguhkan Air Ramuan tersebut, Terima kasih Tak Terhingga untuk Mak Tercinta.

Terima kasih kepada kakak ipar dan Ayuk beserta 2 keponakan yang sudah baik banget sm saya, i luv u full.

Gembira pula dapat kiriman Video dari 2 keponakan di Muara Bulian, ditengah sakit jadi ketawa. 


Akhir kata, Alhamdulillah Sehat itu Nikmat.