Antara Tebo - Titik Nol dan Sengeti berakhir dengan Sumpah Pemuda yang Top


Deklarasi Tebo Top dan Pembacaan Sumpah Pemuda

Ketika melihat postingan teman-teman Forum Vespa Tebo, Saya sedikit merasa iri dengan kebersamaan perjalanan mereka menuju Acara Tahunan Vespa Se-Sumatera "KUMPUL BARENG SCOOTERIS SESUMATERA (KBSS)" di Provinsi Aceh, tepatnya di takengon, empat orang (Esan, Dayat, Joe dan Ab) dengan 3 Unit Vespa melakukan perjalanan Jauh di bulan Oktober lalu, tidak hanya memasuki acara saja, mereka melanjutkan perjalanan ke Titik Nol -Banda Aceh. Foto-foto yang mereka posting langsung melalui group WA maupun Facebook cukup memberikan rasa iri tadi, pasalnya pernah tertanam niat untuk pergi kesana. Dengan beberapa situasi dan kondisi tentunya niat itu tidaklah jadi, terutama urusan Dompet. Namun semua menjadi Indah dan sangat mengesankan ketika di Oktober lalu saya dapat turut membangun Stand  di Acara Tebo Expo 2018 dalam rangka  HUT Kabupaten Tebo ke-19. Stand itu merupakan Stand Tebo Top, satu wadah baru yang lahir pada tanggal 19/9/2018. Selain berdirinya stand, Tebo Top juga berhasil mengisi rangkaian kegiatan di atas panggung pada malam pertama pembukaan Pameran Tebo Expo 2018.

Setelah itu terlaksana, dilanjutkan dengan adanya agenda Tahunan Vespa Provinsi Jambi, disebut dengan "KAJANGKALO" yang berlangsung di Kabupaten Muara Jambi tepatnya di Sengeti. Seyogyanya saya mau ikut, namun lagi-lagi gagal. Adanya PR kegiatan kembali bersama Tebo Top. Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda 28/10/2018. Berbagai persiapan tentunya harus dilakukan demi terwujudnya Kegiatan tersebut. Alhamdulillah Kegiatan dengan Tema "Community Camp 2018" tersebut dapat berjalan dengan penuh rasa kebahagian mendalam. Rangkaian Kegiatan di mulai sejak 27/10/2018 pada pukul 08.00 WIB bertempat di Halaman Hotel Alya Km 6 Muara Tebo itu diawali dengan Acara Rolling Thunder Komunitas Motor diikuti berbagai komunitas lain. Dengan Rute melintasi Kecamatan Sumay-Kecamatan Tebo Ulu-Kecamatan Rimbo bujang dan kembali ke Kecamatan Tebo Tengah (hotel Alya).

Acara Lanjutan pada malam yang sangat membuat haru adalah ketika Tebo Top Deklarasi yang dibacakan langsung oleh Ketua yaitu Fajrian, kita membuat lingkaran dengan memegang Obor selanjutnya Pembacaan Teks Sumpah Pemuda oleh Rinto diikuti oleh seluruh Crew Tebo Top dan juga Para Peserta maupun Tamu Undangan lainnya pada pukul 00:00 WIB tersebut sangat mengesankan, selama saya hidup baru ini kegiatan seperti ini saya rasakan langsung. Dahulu hanya teks Sumpah Pemuda saya baca di bangku Sekolah Dasar. Bahkan isi Sumpah itu tidaklah saya hapal, malam itu saya mencoba menghapalnya. Cukup membuat merinding. Getaran Para Pemuda-Pemudi berasa sama, menguatkan Rasa persatuan diantara Perbedaan kita.

Semua dapat berlangsung merupakan suatu hikmah penting dari gagalnya 2 (Dua) rencana saya, pertama menuju titik nol, ketua menuju Sengeti. Dan ternyata berakhir dengan Sumpah Pemuda. Benar-benar hikmah nan luar biasa bagi saya sendiri. Inilah tampaknya perjalanan dari hidup yang perlu kita petik hikmahnya dan terangkum dalam kalimat "Jalani, Nikmati, Syukuri". Terima Kasih Ya Allah, Semoga apa-apa yang akan kami rencanakan dapat berjalan dengan baik, lancar, penuh manfaat bagi diri, kelompok dan Masyarakat Umum. 

Post a Comment

0 Comments