Belajar Mengalah dari Tarik Tambang

Sumber : googling
www.adhisawank.com

Kemenangan diraih dengan Semangat, Kemenangan diraih dengan perjuangan, Kemenangan diraih dengan kerja keras, Kemenangan diraih dengan keunggulan.

Apa lagi???

Jika suatu pertandingan Sepakbola diukur dari jumlah gol ke gawang Lawan, Lomba lari dari kecepatan sampai Finish. Keduanya bergerak kedepan, mundur kebalakang untuk bertahan dalam Sepakbola, melaju kencang seorang pelari meraih kemenangan.

Pernahkan Kita melihat suatu Perlombaan yang hampir setiap Hari Kemerdekaan RI selalu ada, apakah itu? Bisa jari Balap Karung, Lomba Makan Kerupuk. Bukan itu yang Saya Maksud, perlombaan itu adalah Tarik Tambang.

Kalau melihat Lomba Tarik Tambang kita menyaksikan kerja Tim, ada 2 Tim saling menarik seutas tali panjang, memperebutkan gelar berupa Kemenangan, mereka tak pernah Maju untuk menang, Menarik kebelakang, Mundur sehingga lawan dapat dikalahkan.

Suka lucu melihat perlombaan itu, apalagi ada yang terjingkang (terjatuh), tangan lecet berharap Tim nya menang, berusaha keras menarik mundur.

Bagaimana sejarah awalnya Tarik Tambang? Saya pernah mencari tentang itu, berikut dikutip dari steemit dot com.

"Sejarahnya tarik tambang diyakini pertama kali ditemukan di Hindia. Dulu, tarik tambang digunakan para rakyat Hindia kuno untuk menumbangkan raja mereka yang dhalim dan sombong.
Raja diajak untuk melawan rakyatnya dengan cara saling menarik pada seutas tali. Akhirnya rakyatlah yang keluar sebagai pemenang.
Untuk itu, guna memperingati kejadian unik tersebut, maka rakyat Hindia pun menjadikan tarik tambang sebagai simbol perlawanan dalam tradisi mereka"

Dari perlombaan tarik tambang saya menyimpulkan bahwa "Tak Selamanya Maju itu Menang, bukan berarti Mundur itu Kalah, berusahalah bahkan tangan mu akan lecet, pasang kuda-kuda sampai mengangkang"

Post a comment

0 Comments