Transaksi Jual Beli mulai meningkat Jelang Pemilu Serentak 2019


Sumber foto : googling
www.adhisawank.com

Ditengah menurunnya Harga jual Karet dan Sawit, sebagian Pemilik Kebun Karet dan Sawit mengeluhkannya. Namun transaksi Jual Beli mulai meningkat, Khususnya Jual beli suara rakyat. 

Komoditas yang diperjual belikan dapat berupa Alat pengeras suara untuk ibu-ibu pengajian, Jilbab, Dompet, Kaos, Seragam, bantuan berupa Semen, Bola Kaki, Net (jaring) Dan Bola Voly, dan lain sebagainya. Sampai dengan uang tunai. 

Meski ada suatu Badan yang mengawasi hal tersebut, tetap saja transaksi jual beli ini tetap berlanjut sampai pada Hari H pesta Demokrasi itu berlangsung.  Ada sanksi nantinya jikalau terbukti melanggar aturan berdasarkan Undang-undang.

Apakah efek turunnya harga 2 komoditas andalan para petani ini membuat transaksi jual beli suara rakyat ini berpengaruh meluas? Atau memang sudah jadi tradisi andalan rakyat menanti sebagai Pembeli? 

Bukan pembeli sebenarnya, hanya saja sebuah kiasan, dimana faktanya hanya penerima gratis dengan imbalan suara (pilihan). Semakin tinggi komoditas yang ditawarkan sang penjual, maka akan semakin besar peluang dipilih. Jelang hari H masih berpeluang suara akan beralih. 

Sekeji itukah Dunia Politik saat ini??

Kata teman saya, hidup kita tak lepas dari hasil politik, dengan penjelas dari beliau, akhirnya saya pahami.

Sebagai rakyat, marilah kita menjadi pemilih yang lebih cerdas, meminimalkan berbagai kecurangan, sehingga kelak akan lahir pilihan yang tepat untuk 5 Tahun ke depan.

Sekian...

Piss

Post a comment

0 Comments