Kenapa Ada Rindu?



Selamat pagi kawan-kawan, semoga hidup kita hari ini bisa lebih baik dari hari sebelumnya, Aamiin. lebaran telah usai nih, namun suasana hari nan fitri masih berasa kan ya? ini dapat dilihat di jalan raya sampai ke perdesaan lalu lalang kendaraan masih menghiasi pandangan, baik itu yang baru bisa mudik baikpunn yang sudah berangsur kembali ke kota pasca pulang kampung. sebagian yang lain mungkin malah tidak punya waktu untuk pulang kampung karena terikat pekerjaan atau hal lainnya. mari sama-sama bersyukur dulu untuk keadaan yang kita rasakan. 

Selamat kepada para pemudik yang bisa menikmati pulang kampung, bisa melepaskan semua kerinduan terhadap kampung halaman, kerinduan kepada orang tua dan sanak family. Nah,
kebayang gimana rasanya bagi mereka yang tidak bisa pulang kampung? pastinya Rindunya bukan main.
Dari mana asalnya Cinta? dari mata turun ke Hati
Dari mana rasanya Rindu? dari Pergi yang belum Pulang
Ada dua kalimat diatas, saya pikir kalimat pertama sudah tidak asing di dunia kehidupan kita dengar, kalau kalimat kedua itu munculnya baru saja pagi ini dari buah pemikiran saya tentang pertanyaan dalam hati "Kenapa Ada Rindu?" 


Jadi dari setiap kepergian maka akan menghasilkan sebuah kerinduan, inilah rumus kehidupannya kawan-kawan, kalau ada yang tidak percaya maka berpergianlah. hehehe. tinggal lagi kadar kerinduannya yang berbeda-beda. apa lagi bagi mereka yang sedang kasmaran. ooh Maaak, tiap saat bisa bilang rindu. hahaha waspadalah kalau itu Rindu Palsu.

Pagi ini kamu sedang merindukan siapa kawan? semoga selalu masih tersimpan ras Rindu yang positif kepada kita semua, karena saya pikir sebuah kerinduan bukan soal rasa cinta saja, ada rasa terhadap lainnya. sebagai contoh, kita bisa rindu terhadap sebuah karya tulis, karya seni, rindu terhadap seorang Ustad akan tausiahnya, rindu terhadap sosok seorang pemimpin, dll.

 Baiklah, sekian dulu tentang kerinduan di pagi ini, semoga yang sedang Rindu dapat melepaskan kerinduannya ya, untuk yang sudah pergi dan takkan kembali, semoga nanti bertemu di surga. Aamiin.

Piss


Post a comment

0 Comments