CRAYON itu Crazy yang On


Crazy yang On

Foto hanya Ilustrasi saja

Deras hujan turun membuat sepeda motor yang aku tumpangi menepi ke salah satu warung tak begitu jauh dari jalan lintas, dari Muara Bungo menuju Muara Tebo, siang ini Hari Senin 9 Desember 2019 bertepatan dengan hari Anti Korupsi tampaknya waktu yang pas untuk menuliskan tentang salah satu group yang ada dalam kontak whatsapp ku, group itu bernama CRAYON. 


Niatan untuk menuliskan tentang group ini sudah pernah muncul bulan lalu dalam benakku, namun waktunya belum tepat, seperti kata bebeb saat ditanya : kita nikahnya kapan? Doi menjawab, pada waktu yang tepat, seakan ngambang sih jawaban tersebut namun boleh juga lah kita susun kalimatnya menjadi "bukan waktu yang cepat namun waktu yang tepat" bisa jadi gak perlu buru-buru, seperti kata pak ustad abdul somad "bertemu belum tentu jodoh, kalo jodoh sudah pasti bertemu". Walah hujan gini kok jadi ngomongin jodoh ya. Mari berdo'a sama-sama, Doa di waktu hujan kabarnya sangat bagus. Silakan di coba ya kawan-kawan.

Maaf ya jadi CRAZY gini, maklumlah ya CRAZY nya masih ON. seakan tak pernah padam, hidup waras dalam kegilaan, hahaha pada bingungkan? Sama sih awalnya bingung buat kita kasih nama group WA. Mulai nih aku ceritain kisah kasih di sekolahnya. Maksud aku tuh, kisah group CRAYON.

Awalnya group itu bernama WACANA HOLIDAY, dibuat pada tanggal 30/9/2019 oleh seorang wanita tinggi langsing bernama shinta, aku kenal lumayan lama, tidak terlalu intens dalam berkomunikasi, karena terpisah jarak, waktu dan kepentingan, hahaha setelah sekian lama kita bertemu kembali saat itu aku menonton Turnamen Volly, dari sana deh ada maksud bersama ingin liburan, sebelumnya sih aku pernah komunikasi sama seorang wanita juga, namanya hervina, kedua wanita ini lebih kurang aku kenal dalam waktu yang sama. Singkat cerita shinta wa tentang rencana holiday, aku sih nyaranin buat aja group WA dan nanti masukkan kawan-kawan yang mau di ajak. Maka tercetuslah nama "wacana holiday" dengan jumlah anggota saat itu 10 orang, 5 orang wanita dan 5 orang laki-laki separo ganteng. Seiring berjalan group ini msih Crazy alias gila, ngumpul sana sini, bikin wacana, realisasinya belum juga, haha. Kemudian berganti nama dengan "Konsep Holiday" oleh seorang laki-laki berinisial R, dan singkat cerita beliaupun keluar dari group tersebut. Sisa 9 orang kemudian masuk satu lagi laki-laki, dan kemudian juga keluar, sisa 9 lagi deh, dalam perjalanan yang juga masih CRAZY ada 2 orang keluar, laki-laki dan wanita, maka sisalah 7 orang, namun 2 orang ini kembali masuk, bisa jadi mereka masih CRAZY, haha. Entah apa yang merasuki wanita berinisial Nina mengubah nama group menjadi "WAK DOYOK" apa karena ingin menumbuhkan bulu-bulu yang belum tumbuh atau hanya sebatas ingin gila-gilaan saja, apapun itu, ya inilah dia orang-orang yang CRAZY. Kata teman Vespaku "Orang Gila Mah Bebas". 

Lanjut cerita, malam itu kita seperti double date saingan, 2 pasang dikanan dan 2 pasang dikiri, tanpa ikatan cinta, kita menyatu, hehehe ih jadi baper loh hujan-hujan gini, gak penting lah ya diceritain, intinya saat malam itu kita makan bersama, sembari ketawa-ketiwi dan foto bareng, tercetus nama CRAYON dari mulutnya si Mr. D, sebut saja namanya Dian (nama sebenarnya), akhirnya aku inisiatif mengganti nama group menjadi CRAYON, menarik aja dalam benakku malam itu, karena CRAYON dapat melukiskan berbagai macam hal dikertas kosong maupun berisi, menulis dan melukis deh yang terbesit dalam otakku. Setiap crayon punya warna tersendiri, Begitupun perjalanan kita bersama, terus melukis dan bercerita. Diantara kita pun bukanlah orang-orang yang baru kenal, sebelumnya kenal namun jarang nongkrong bareng dan gila-gilaan bareng. 

Sampai hari ini group itu masih bernama CRAYON, semalam aku terbesit dengan akronim "CRAZY yang ON" hidup penuh kegilaan diantara kita, meski masih bujang gadis, harapanku kita terus eksis dengan berbagai perbedaan yang ada, gila dalam kewarasan deh.

Seringkan dengar orang bilang, "muke gile", "gile lu ndro", kalo anak jambi sebut "gilo nian" "gilo bae" "gilo" semua itu sebuah ungkapan kekaguman saja sih. Bukan berarti kita udah gila, klo kata the cangcuters "gila-gilaan bersama teman-teman" mungkin itulah kita saat ini.

Dari wacana, konsep, wak doyok sampai ke CRAYON, kita masih eksis bersama dengan 10 personil, satu personil baru yang tampaknya juga lelaki gila. Haha kok bisa tetap 10 personil ya? Anggaplah ini nilai yang Pas, bagaikan bangganya ketika pulang sekolah dulu kalau dapat nilai 10, cerita ke ortu itu penuh dengan hati yang senang, maaaak dapat 10.

Semoga kita terus ON kawan-kawan, Move On ke arah yang terus lebih baik dari hari-hari kemarin, sampai kapan group ini akan bertahan? Kita gak pernah tahu yang terjadi esok, hari ini kita tak pernah terbesit untuk bubaran, karena memang kita belum pernah jadian, just friend. Sekiranya nanti ada yang jadian sampe nikah, maka itu dapat kita katakan merid by accident, eh maaf maaf, gak enak buat di dengar, konotasinya negatif. kita katakan saja "Sahabat Jadi Cinta". 

Senang bisa berada di antara kalian kawan, dengan latar belakang kita berbeda-beda. Kita kenal dan terus menggila, semoga kita juga bisa memberikan manfaat dalam kehidupan, saling belajar, memahami dan melukiskan keindahan. Meskipun  kita Gila. Hahaha, Holiday jauh belum kesampaian, setidaknya setiap hari berasa holiday bila kita kumpul, meski belum sering bisa kumpul bersama kesepuluhnya. 6 sampai 8 orang sering kumpul. Berikut Beberapa dokumentasi kegilaan kita terekam kamera. Hehehe.

Baru-baru dulu

Muke gile

Makan serempak

Menggila lagi, moment brubah nama jadi CRAYON

Lelaki ini jarang mandi, jd miring fotonya, eh jarang ngumpul

Lelaki squad baru, kuat makan, tpi gak makan teman haha

Sekian dulu deh tentang CRAYON, fotonya banyak kali kalau mau di post, lupa nyucinya, sementara itu dulu lah, lagian capek nulisnya, gak penting juga, memang sih gak ada kepentingan, maaf kalau salah-salah dan nyampah, anggap saja ini tulisan tergila untuk dikenang dimasa kita menua nanti. Hahaha


Dengan cinta dan kasih sayang, dari Tebo Untuk kita semua.
Piss

Post a Comment

0 Comments