Ngupi Kudai Mangke Dek Bene

Terlalu Banyak perbedaan di NKRI ini, mulai dari Bahasa, Budaya, Adat Istiadat dan lain sebagainya. Indahnya Indonesia, Namun keberagaman ini acapkali membuat terjadi perselisihan antar warga, namun tak heran pula dari berbagai perbedaan tersebut malah mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman.

kali ini pengalaman perjalanan menuju Desa Gunung Agung Kecamatan Tanjung Sakti Kabupaten Lahat. 2 mobil kecil kita gas tipis.


TOYOTA COROLLA DX 1982 DAN TOYOTA AGYA

Foto di atas merupakan foto perjalanan kita pulang saat singgah di salah satu Masjid waktu Maghrib, Perjalanan darat yg memakan banyak waktu tersebut telah memberikan banyak pengalaman bagi kita, teman saya yg Nikah di kampung nya tersebut salah satu teman yg dulunya pernah jadi pecandu Rokok, namun Alhamdulillah dia telah terkontaminasi dengan pikiran yg jernih sehingga melepaskan rasa candu tersebut, candu Kopi sepertinya yg masih blm lepas, lebih rutin ngopinya dari pada saya, kita berdua terkadang suka titip2an bikin kopi jika sedang dikantor, masak sendiri air panasnya, jadi jika saya yang bikin, bang wandi yg nitip atau sebaliknya, gak ada rasa keberatan, paling suka bercandaan saja, kalau dia pulang dari kampung, suka bawak kopi Pagar Alam.

Perbedaan suku, bahasa, adat istiadat ini larut dalam secangkir kopi, bahkan kita candaain dengan kalimat "Ngopi Dulu biar gak pusing" nah ternyata arti dari judul tulisan kali ini adalah kalimat yg kita candain tersebut. Sebelum main ke kampungnya bang wandi, saya pernah sih dengar dia ngomong "kudai" via hp. Semua rasa penasaran bahasa tersebut terjawabkan saat perjalanan kemarin. Kemudian ada suatu kebiasaan disana saat kita jadi tamu dalam acara resepsi, pulangnya kita dapat sebuah bingkisan, isinya ada ayam, kue dan kerupuk gitu, seruu juga ya, dan tak lupa kita dokumentasikan bersama momen tersebut.
Kalian tau bahwa bingkisan tersebut kalo di Daerah Kita sebut Sangkek Asoy, biasa di Pulau Jawa disebut Kresek, gitu deh banyak perbedaan antar Daerah, ada lagi sebutan lain di daerah kalian? Sebutin dong, biar saling tau bahasa daerah.

Hore Dapat Sangkek Asoy

Lebih kurang 1 jam perjalan dari kampung bang wandi menuju pagar alam, salah satu tempat wisata yang sempat kita singgahi adalah Kebun Teh, luas kebun teh di atas pegunungan tersebut menjadi berbeda dengan Kebun Teh di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Walau letih namun menyenangkan.

Kita kembali pulang dengan berbagai cerita dibenak masing2, Terima kasih kepada My dixi (corolla dx) yang sudah dapat mengantarkan perjalanan Antar Kota Antar Provinsi. Sampai jumpa di perjalanan berikutnya. Ya sudah "Ngupi Kudai Mangke Dek Bene"

SELAMAT BERBAHAGIA KAWAN, SELAMAT MENGEMBAN TUGAS SEBAGAI PEMIMPIN RUMAH TANGGA, SEMOGA KAMI YANG JOMBLO SEGERA MENYUSUL, AAMIIN


FOTO BARENG PENGANTIN

Post a Comment

0 Comments