Andai Saya Jadi Bupati Tebo


Bersama kawan2 SFC Jambi

Berandai-andai adalah hal yang mudah bukan? Gratis toh, cuma perlu ngomong, namun sebuah omongan yang muncul dari pikiran tentulah bukan ucapan berandai-andai yang biasa saja.

Kemarin saya berkesempatan ngobrol dengan salah satu orang penting, dalam hal ini identitasnya di rahasiakan alias tak perlu di publikasikan, karena yang penting adalah ucapan dari beliau saat saya ngobrol kemarin.

Ini tentang Kabupaten Tebo, suatu kemajuan dalam ruang lingkup PARIWISATA. Mengingat di Kota Muara Tebo bukan lah daerah pegunungan, bukan pula daerah pantai, atau destinasi Pariwisata Alam nan elok, menarik dan juga ramai wisatawan. 

Obrolan kita sampailah pada salah satu potensi wisata bernama Tanggo Rajo, bagi orang Tebo tentu tak asing lagi, berlokasi di pinggir sungai batang Tebo, konon tempat tersebut memiliki Sejarah di Muara Tebo.

Harusnya Tanggo Rajo selalu ramai, bisa menjadi pusat tongkrongan Anak Muda maupun orang tua pelepas penat, menikmati sarana hiburan berupa pagelaran seni daerah, seperti seni tari, pagelaran musik daerah, pameran kreativitas daerah, dll. Untuk hal tersebut dikatakan oleh orang penting teman ngobrol saya "Andai Saya Jadi Bupati Tebo akan saya gerakkan Sekolah2 se-Kabupaten untuk mengisi acara di Tanggo Rajo secara bergantian, bisa dilakukan 1 minggu sekali ataupun dengan waktu yang disepakati bersama" sebagai pendorong pergerakan meramaikan Tanggo RajoTentunya hal tersebut dapat menjadikan solusi terisinya selalu agenda kegiatan di Tanggo Rajo, bagi kawan kita di daerah lain pun datang ke Muara Tebo, dapat kita ajak kesana. Atau juga keluarga kita dari Kota lain berkunjung ke Tebo. Selain hal tersebut, efek positif nya, perekonomian rakyat terkhusus pada kuliner dapat terjadi.

Mendengar hal tersebut, saya sendiri juga memberikan Andai-andai "wah ide bagus itu pak, selain anak sekolahan tentu kawan-kawan komunitas mendapatkan suatu wadah tongkrongan, mungkin juga mereka punya kreativitas atau ide dapat di aplikasikan disana" Saya juga menambahkan, namum sayang ya pak, Bupatinya bukan kita. Haha
Aaaaah ini cuma khalayan loh pak, sekarang belajar aja dulu buat mencintai dan bangga dengan adanya perubahan dari Tanggo Rajo yang dulu dengan yang sekarang. Dan berharap kawan-kawan dapat menjaganya, karena dulu banyak yang suka mencoret menggunakan spidol, tulisan-tulisan membuat kotor bangunan yang ada, membuang sampah juga sembarangan.

Setidaknya saya pernah memperkenalkan itu kepada teman2 Slanker's Jambi saat singgah di Muara Tebo. 

Penasaran dengan Taman Tanggo Rajo sekarang? Main dong ke Tebo, atau nantikan tulisan saya berikutnya biar saya posting foto-foto nya, sudah jauh berubah kok dari pada yang dulu.

Angkat dan sruput kembali Kopi mu kawan, sembari ucapkan "Andai Saya jadi BUPATI, Saya akan........ " taruh kembali gelasnya ya, jangan sampai pecah! Haha



Post a comment

0 Comments