Siklus 5 Tahunan, Pemain dan Supporter harus cerdas


Siklus, sumber foto : Internet

Bursa pendaftaran transfer pemain untuk 5 Tahun mendatang sudah usai, meski pertandingan akan di mulai di Tahun 2019, nama-nama pemain beserta club dan no punggung sudah mulai di promosikan para pemain, santernya promo melalui akun medsos pun mulai gencar dilakukan, padahal belum masuk tahapan promosi dan maennya masih lumayan lama. Semacam ada ketakutan dari para pemain tentang kekalahan. 

Tak ketinggalan para supporter lama maupun baru tumbuh instan, di Dunia nyata dan dunia maya. Semua beradu argumen seputar kelebihan pemain, sampai tahap saling menjelekkan pemain yang di idolakan, tak peduli bendera club mana bernaungnya pemain, bahkan ada supporter mendadak pindah club karena sang idola ikut pindah, pemain lama dan pemain baru ikut muncul mencari perhatian coba menunjukkan kualitas.

Semua supporter berharap banyak dengan pemain,  meski gak tau betul apakah pemain ini nanti memuaskan atau malah mengecewakan. 

Caci makian penuh emosi sudah dipertontonkan dari para supporter garis keras, hal ini banyak terjadi di media sosial. Kasian memang, seakaan supporter jauh lebih jago dari pemain. Inilah sebuah kenyataan pahit, supporterpun terjebak dalam perdebatan panjang yang kemudian berujung permusuhan bahkan sampai adu fisik, menyisakan dendam kusumat. Sangat disayangkan. 

Sekian dlu kawan, Semoga kita lebih cerdas menjadi Supporter, gak ada salahnya beda idola dan bendera namun bisa kompak, ngopi bareng gitu, cerita indah kedepan.

Pemainpun harus lebih piawai mendidik para supporter agar tidak lagi terjebak ke dalam perdebatan menghabiskan energi negatif. Piss

Post a comment

0 Comments