Bedanya Bahaya Narkoba dan Bahaya Korupsi


Sumber foto : Internet

Narkoba dan Korupsi tidak asing lagi bagi Masyarakat Umum, kedua hal tersebut sangat sering menghiasi halaman rubrik Kriminal media cetak maupun media online, begitu juga media Televisi tak ayal menyuguhkan berita seputar Narkoba dan Korupsi. Lantas manakah yang membahayakan?

Jika dilemparkan pertanyaan tersebut ke 100 orang responden, apakah mendapatkan jawaban yang sama?

Hal ini mungkin tidak menarik untuk dibahas oleh netizen, entah karena muak atau bosan, apa karena sudah Apatis terhadap keadaan. Sembari ngopi dini hari di gala garden kota Jambi tulisan gak penting ini harus saya selesaikan karena telah menjadi PR dari salah satu teman Scooter berawal dari komentar brother Shiwil Slankuterist :-)


Pertanyaan itu bukan sekedar bedanya saja, ditambah dengan pertanyaan penutup 'lebih membahayakan yang mana?'

Untuk menuliskan itu jika berupa Sebuah tugas Akhir kuliah alias Skripsi, penting banget melakukan penelitian langsung kelapangan, bagaimana efek dari para pengguna Narkoba itu sendiri dan efek terjadi akibat sang koruptor.

Keduanya dapat mematikan, jika Narkoba berefek lebih Instan, korupsi tidak, contohnya, para pecandu yang lagi sakaw kemudian melakukan pembunuhan, ini bahaya banget buat kehidupan orang lain.

Koruptor berefek ke kematian akal dan rasa, bisa jadi ada pengguna narkoba sekaligus dia juga seorang koruptor. Bahayanya double, merugikan orang lain dan diri sendiri.

Narkoba bisa diperjual belikan, korupsi tidak, Narkoba menular dengan cepat dengan ajang gratis ataupun coba-coba. Korupsi menunggu waktu dan kesempatan.

Jadi kesimpulan akhir, mana yang lebih bahaya??

Baiklah, jawaban saya adalah , yang lebih bahaya adalah jika ini terus dibiarkan. Mulailah dari diri sendiri dulu, mulailah dari lingkungan terdekat dulu.

Teruslah berbuat para aparat yang berwenang, perangi keduanya tanpa pandang bulu.

Piss


Post a comment

0 Comments