15 Nov 2014

Cerita di Warung KOPI


Ada apa ya dibulan November?

masing-masing orang punya jawaban yang berbeda-beda tentunya,kalau untuk hari besar dibulan November jatuh di tanggal 10 adalah Hari Pahlawan, nah seharusnya kita bersemangat menghadapi kehidupan ini, mengingat begitu semangatnya para pahlawan dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia. :-) meskipun tulisan ini tidak bertepatan di 10 November, namun saya ucapkan "SELAMAT HARI PAHLAWAN" SEMANGAT!

Dibulan sebelumnya yaitu Oktober ada hari bersejarah pula, ada yang tahu Hari apa? hayooo tebak Hari apa? hehehe, ya sudah saya kasih tempe deh, hehehe kasih tahu maksudnya, hari itu hari senin tgl 27/10/2014 dimana ada Pelantikan Menteri Kabinet Kerja Pemerintahan baru, harusnya ada semangat baru dan perubahan yang baru pula untuk sistem Pemerintahan di Indonesia yang lebih bersih, tegas, adil, bersatu dan merakyat, mencerminkan nilai-nilai Pancasila, Aamiin.

Dihari yang sama atau mungkin sampai hari ini perbincangan yang sering kali kita temukan di warung kopi tentang Menteri yang sudah dilantik, Menteri itu adalah Menteri Keluatan dan Perikanan, perbincangan seputar pendidikan dan kebiasaan Ibu menteri tersebut Merokok.

Sepertinya pendidikan tidak lagi penting, dan merokok adalah moral paling jelek, semudah itukah kesimpulan yang dapat dipetik?
kalau dilihat dan diterawang tapi tidak diraba ya, hehehehe, mendengar dan membaca argumen orang-orang yang sangat tidak suka sepertinya sama menteri Kelautan dan Perikanan, karena cuma tamatan SMP dan suka merokok, banyak argumen muncul yang dapat disimpulkan lebih kurang bahasanya seperti ini "Ngapain sekolah tinggi-tinggi, Tamat SMP saja bisa jadi Menteri" disatu sisi mungkin jadi motivasi bagi yang cuma tamat SMP dan memang juga banyak sarjana yang menganggur, :-) ada pula kata-kata lain yang keluar seputar rokok,lebih kurang bahasa halusnya seperti ini "Bagaimana mau mendidik anak-anak kita tentang kebiasaan Merokok? dan itu terlihat di TV, seorang menteri dengan santai merokok" hmmmm, di Negeri yang penuh basa-basi ini nampaknya sangat mementingkan penampilan yang baik-baik di depan layar kaca. hehehe

pro dan kontra pun terjadi tentang dua hal yang saya sebutkan di atas tadi, lebih kurangnya bisa disimpulkan tentang "Pendidikan dan Moral". Anehnya dan ini nyata, yang ngobrolin tentang itu dengan santainya juga lagi menghisap rokok, dia bicara tentang anak-anak namun perilaku merokoknya juga di depan anak-anak, dan terkadang suka menyuruh anaknya untuk membelikan dia rokok ke warung terdekat, sedangkan itu adalah salah satu contoh langsung dan secara tidak langsung pula mengajarkan anak untuk membeli rokok, cuma bedanya dia itu tidak masuk televisi. bahkan seorang gurupun terkadang merokok di dalam ruangan kelas, dan siapakah dia? mungkin yang bernama dia itu adalah anda yang membaca tulisan ini atau mungkin dia itu ada disekitar anda, :D

ya sudah mari kita berfikir kreatif saja dulu buat ibu menteri yang satu ini, kelihatannya beliau nyentrik sehingga diwarung kopi sering saya dengar pro dan kontranya. berfikir kreatif nya ini sekaligus pesan saya buat ibu menteri tercinta, karena masalah moral saya lebih setuju seperti lagunya om Iwan Fals "masalah moral, masalah akhlak biar kami cari sendiri, urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau" (bagian dari kritikan yang membangun)-

fikiran kreatif yang muncul dalam benak saya :

1. Semangat terus anak muda buat Sekolah, karena Ibu menteri tamat SMP saja bisa jadi menteri, harusnya kamu lebih.
2. Semangat memberi contoh yang baik kepada anak-anak, mulailah dari kita sendiri, lingkungan terkecil kita.
3. Kebiasan ibu menteri membakar Rokok, semoga dapat membakar mafia-mafia dilaut, hehehehe,
4. apa lagi? silakah deh tambahin.

Sekian dulu, selamat pagi, Mokasih Elok.