4 Sep 2015

Ular Tangga

Dari mana asal muasal munculnya permainan ular tangga, kalo cari sejarahnya di mbah google mungkin ada, lg malas browsing, hehehe

hari ini usai sholat jum'at langsung ke rumah kakak, Ayah dan Mak juga ada di rumah kakak, mereka sedang makan siang, dan saya pun ikut makan bersama, tidak lama setelah makan, keponakan saya  Shinta dan Alan bermain ular tangga, tak lama kemudian saya ikut bermain, mengenang masa kecil dan keseruan naik tangga dan turun karena ular, selama berlangsung permainan, Alan dua kali harus kembali ke awal karena ditumbur, hehehe si Alan nya malah merajuk gitu, langsung berhenti bermain, lucu juga Alan, dalam pikiran nya tentulah inging menang, namun belum terlalu siap untuk kalah, proses pembelajaran terjadi disitu, kakaknya Shinta langsung memberikan pelajaran "kalo main itu tidak selalu menang, kadang kalah" hmm walaupun keasikan bermain bersama ponakan saya harus terhenti karena Alannya sedikit ngambek, dan lagian kami akan pulang ke Dusun bersama Ayah dan Mak.  lumayan mengingatkan jaman main ular tangga, seru dan asik aja kalo bermain itu.

Rupanya ular tangga dihari ini juga berikan pelajaran, terkadang bisa saja kita cepat naik, terkadang pula turun begitu jauh, kadang melangkah tertatih menuju impian kita. jalani dengan ikhlas, ceria dan semangat!!

sekali-kali boleh lah luangkan waktu bermain ular tangga, atau memanfaatkan waktu luang. hehehehe

3 Sep 2015

Burung Kecil Cuit Cuit

Tadi pagi buka pintu belakang Rumah untuk menjemur pakaian yang baru saja selesai saya cuci, masih Kabut kondisi di Tebo, semoga kondisi ini lekas berlalu, namun ada Dua Ekor Burung kecil yang ku tak tau namanya, berkicau merdu bersautan, mungkin dua ekor burung kecil itu sepasang suami istri, hehehe yang sedang berbicang akan kehidupannya hari ini, Alhamdulillah disekitar Rumah msih berasa nuansa Alami nya, ada beberapa pohon yg masih ad tempat burung hinggap, dan saya hari ini sangat beruntung melihat sepasang burung yang sangat kompak tersebut, berbeda dengan burung yg indah bentuk dan merdu suara namun terkurung di dalam sangkar, hidup mewah namun gak punya kebebasan, Saya lebih suka melihat burung-burung terbang bebas di Alam.

Dulu waktu kecil di Desa saya banyak burung2 yg indah, semua sudah punah,
pagi ini juga hanya burung kecil yang saya jumpai, Namun ya Alhamdulillah bisa memetik pelajaran, mokasih elok burung kecil yang sudah cuit-cuit pagi ini.

2 Sep 2015

Asap-Asap Cinta

Dari hari Kamis yg lalu sampai hari minggu tgl 30/8/2015 saya berada di Kota Jambi,  kota jambi yg sudah mulai duluan mengalami Kabut Asap yg saya ketahui dari berbagai status teman2 di sosmed dan bermunculan lah berbagai macam meme tentang kabut Asap, entah itu ide kreatif atau sekedar buat melucu semata, nanti saya post juga beberapa meme yg sempat saya simpan dari akun medsos teman.

muter2 dikota jambi bersama anak2 yg terlihat gahol (baca : gaul) hehehe berasa gak ada masalah hidup ini, memanfaatkan waktu weekend yg sudah terlanjur ke kota jambi karena tugas kantor, hidup lagaknya orang kaya yg gak ada beban, kesana kemari sampai lupa isi bensin lamborgini merah saya yg amper minyaknya gak akur lagi. Konyol memang kejadiannya hari itu, namun tetep aja asik bersama teman2, di dalam lamborgini yang AC nya ngepas dan kaca film yg transparan biar gak terjadi suuzon dari pihak luar sekaligus tampang kita yg gak seberapa ini kelihatan, ganteng sih kagak cuma keren bae (aja), sehingga berjalan di kota Jambi menjadi kepanasan di dalam mobil, efek dari kabut asap kali ya.
sudah seperti langganan tahunan saja di Jambi selalu Kabut Asap, selain berakibat banyaknya orang dewasa ataupun anak2 mengalami sakit, Sekolahan pun diliburkan dalam beberapa hari, sampai hari ini tulisan di ketik, ingo dari status teman dimedsos juga dikota jambi masih libur, aah jd pengen libur kerja nih, hahahaha
sekolahan di Desa pun juga libur untuk hari ini, sekali lagi info ini dari akun medsos teman yg merupakan salah satu Guru.

Di Kabupaten Tebo sendiri kabut asap baru mulai pekat dan terlihat parah 3 hari ini, di hari senin tepat di depan Rumah Dinas Bupati Tebo ada beberapa anak muda (sepertinya sih Mahasiswa) membagikan Masker gratis, salah satu gerakan kepedulian yg baik, khusus di kota jambi aktivitas seperti itu sudah berlangsung dari beberapa hari yg lalu, menarik pula di berbagai titik Ibu Kota Jambi banyak yg menjual Masker, berbeda tentu dengan masker gratis yang di berikan di jalanan, masker2 itu lebih menarik dengan berbagai motif yg tersedia, saat itu pula di atas lamborgini merah saya masih bersyukur atas kejadian Kabut Asap di kota Jambi, banyak penjual Masker bermunculan, ini salah satu Rezeki bagi pembuat Masker. saya pun berfikiran untuk menjual Masker tersebut di Kota Muara Tebo yang masih sering dibully orang2 yg pikirannya sempit. hehehe
Akhirnya dengan Pertolongan Allah SWT saya mendapatkan celah buat membeli Masker menarik itu, 3 lusin saya punya masker baru yg siap di jual di Muara Tebo, satu saya pakai dan sisa 35 pcs siap dijual.

kemarin selasa 1 september 2015 terjual 30 pcs masker, semua saya jual dengan harga yang sangat terjangkau, lumayan buat bisa bayar makan siang dan secangkir kopi tentunya. srupuuut kembali kopi hitam itu. Alhamdulillah ya Allah sangat bersyukur saya mempunyai teman yg siap membantu jadi marketing penjualan masker hari itu, dan yg memberi info buat mendapatkan masker tempo hari. lagi2 ini efek positif yg bisa kita Syukuri atas Kabut Asap yang melanda. juga tentunya bagian dari peringatan sang pencipta agar kita lebih menjaga Alam ini dengan sebaik-baiknya.

Di lain sisi, sebagai penjual tiket pesawat online "Adhi Sawank Travel" efeknya saya suka galau gitu, beberapa hari penerbangan menuju jambi jadi gak normal dan banyak yg tertunda, sedihnya para penumpang tidak dapat terbang dan ini berakibat pula kepada saya yg harus mengurusi refund tiket, enak sih yg bisa refund di bandara langsung duitnya keluar, ada pula yg menunggu beberapa minggu, terkadang bulanan, bahkan Tahhn lalu terjadi sampai satu Tahun baru kembali uang juga akibat Asap Kabut yg terjadi, hal ini tentu merugikan bagi pihak2 yg mau cepat dan penjual tiket seperti saya juga mengalami puyeng, menyut menyut.

Ya Sekali lagi hal2 yg terjadi selalu yakin ada hikmahnya, dan Harus di syukuri,
sembari mengurus urusan kantor dan urusan tiket saya harus sempat menelpon Mak Tercinta yang lagi berada di kota jambi buat menemani Ayah tercinta berobat, mudah2an Ayah sehat dan kembali dengan ceria, Maaf sayo tidak bisa menemani Ayah n Mak, Abang yg selalu siap siaga disana, Alhamdulillah.
Kemarin dalam pengecekan Ayah kondisinya baik, namun hari ini Ayah kembali akan di rotsen, kabar itu semalam saya dapatkan dari Mak, I love my parent. mohon Do'a dari teman2 semua buat my father.

Semoga Jambi kembali cerah, kita semua sehat, Makmur, kompak dan gak saling sikut2an menuju pilgub di Desember nanti, beda pilihan gak usah sensi, ini pula sepertinya jadi salah satu PR buat pemerintahan dalam menjaga kondisi lingkungan. bismillah. selamat pagi, selamat bertugas dan aktivitas buat kita Semua. 
piss

soal Lamborgini di atas mohon do'a nya saja kepada Semua agar bisa terealisasi gitu, cuma sih kalo ada Uang segitu juga saya masih berfikir untuk yang lain, hehehe
sebenarnya mobil merah itu hanyalah mobil 1982 yaitu Corolla DX, lagi2 yang tua mengajarkan Kesabaran dan keihklasan, seperti kata bg bajaj (kawan sesama pengendara Vespa sayo) bilang : kalo dengan barang tuo ni harus SABAR DAN IKHLAS, itu bae kunci nyo, nah loe, itulah okenya pengendara Vespa, barang udag tua saja di rawat, apalagi yang Muda, hahahaha
sehingga saya mengeluarkan kalimat sebagai berikut "SYUKURI VESPA YANG ADA, MOBIL ADALAH ANUGERAH"